Clove/Cengkeh
Cengkih atau cengkeh (Syzygium aromaticum) adalah kuncup bunga kering beraroma dari keluarga pohon Myrtaceae. Cengkih adalah tanaman asli Indonesia, banyak digunakan sebagai bumbu masakan pedas di negara-negara Eropa, dan sebagai bahan utama rokok kretek khas Indonesia.
Sejarah
Cengkeh merupakan salah satu rempah asli Indonesia yang menjadi rebutan bangsa Eropa. Berdasarkan sejarahnya tanaman ini sudah dimanfaatkan sejak abad ke 14. Tepatnya sejak masa dinasti Han. Selanjutnya tanaman ini terus berkembang dan diperebutkan oleh bangsa Spanyol, Portugis dan Belanda. Di abad 17 dan 18 harga cengkeh sangat mahal sama dengan harga emas.
Pada dasarnya belum ada sumber pasti mengenai asal tanaman cengkeh. Namun kemungkinan besar Indonesia adalah negara asal cengkeh. Salah satu alasan kuatnya adalah pohon cengkeh tertua di dunia ada di wilayah Kepulauan Maluku.
Daerah Maluku Utara seperti Tidore, Ternate, Moti, Bacan dan Makian merupakan daerah penghasil tanaman cengkeh utama di Maluku. Cengkeh dari Maluku mempunyai peranan penting dalam perdagangan dunia. Meski begitu budidaya tanaman ini baru dimulai di sekitar abad ke 16. Saat itu Tidore, Maluku utara mampu menghasilkan cengkeh sekitar 1400 bahar setiap tahunnya.
Bibit tanaman cengkeh baru mulai disebarkan keluar wilayah Maluku sekitar tahun 1769. Pada tahun tersebut seorang kapten berkebangsaan Perancis menyelundupkan bibit cengkeh dari Maluku ke Rumania. Selanjutnya penyebaran tersebut terus terjadi hingga ke kawasan Zanzibar dan Madagaskar.
Kandungan Gizi
Dalam 100 gram cengkeh, terkandung berbagai nutrisi, seperti:
- Energi: 274 kilokalori
- Protein: 5,97 gram
- Lemak: 13 gram
- Karbohidrat: 65,5 gram
- Serat: 33,9 gram
- Gula: 2,38 gram
- Kalsium: 632 miligram
- Zat besi: 11,8 miligram
- Magnesium: 259 miligram
- Fosfor: 104 miligram
- Kalium: 1.0202 miligram
- Sodium: 277 miligram
- Mangan: 60,1 miligram
- Niacin: 1,56 miligram
- Folat: 25 mikrogram
- Kolin: 37,4 miligram
- Vitamin E: 8,82 miligram
- Vitamin K: 142 mikrogram
Manfaat
*Bumbu masakan aneka kuliner
Manfaat utama cengkeh tentu ditujukan untuk bumbu kuliner. Tanaman ini sering kali dimanfaatkan dalam bentuk utuh maupun bubuk untuk menambah cita rasa pedas dan nikmat pada aneka makanan dan minuman. Penggunaan cengkeh dalam dunia kuliner sudah banyak digunakan di Asia maupun Eropa.
*Mengontrol kadar gula darah
Cengkeh juga mengandung senyawa yang bernama nigericin. Senyawa tersebut diketahui mampu meningkatkan sekresi insulin dan kesehatan sel yang memproduksi insulin. Singkatnya cengkeh bermanfaat untuk menjaga kadar gula darah saat mengonsumsinya sebagai bagian dari diet seimbang. Efeknya cengkeh bisa mengobati diabetes.
Karakteristik
Cengkeh atau Syzygium aromaticum merupakan jenis tumbuhan perdu yang memiliki batang pohon besar dan berkayu keras. Daun cengkeh memiliki warna hijau dengan bentuk bulat telur memanjang. Bagian pangkalnya menyudut dengan lebar sekitar dua sampai tiga sentimeter.